Cara Membuat Keluarga Bahagia Hanya Dalam 15 Menit

Cara Membuat Keluarga Bahagia Hanya Dalam 15 Menit

Ketika membicarakan mengenai rumah tangga, dalam psikologi sendiri peran keluarga sangatlah penting untuk mempengaruhi perkembangan anak.

Namun sayangnya tidak semua orang beruntung memiliki keluarga utuh dan juga rumah tangga yang bahagia.

Hal tersebut bisa dikarenakan oleh hal-hal simpel yang seringkali dilupakan begitu saja oleh orangtua pada anaknya, misalnya seperti saling bertukar cerita, menyempatkan waktu untuk makan bersama, hingga menghabiskan liburan di ruang terbuka hijau.

Aktivitas tersebut memang terlihat sepele, namun jika dilakukan secara rutin setidaknya dalam 15 menit per hari, maka bukan tidak mungkin jika kebahagiaan keluargamu dapat tercapai.

Agar lebih memahami cara yang tepat, berikut Popmama.com telah merangkum 3 aktivitas pokok yang dapat Mama lakukan bersama keluarga!

1.  Saling bertukar cerita

Bila anggota keluarga, baik pasangan atau anak-anak seringkali bertukar cerita kepada Mama, maka itu tandanya kebahagiaan keluarga sudah mulai tercipta.

Sebaliknya, bila anggota keluarga tidak sering bercerita satu sama lain, maka Mama harus waspada, karena bisa jadi kebahagiaan keluarga sedang terancam. Terutama anak-anak yang seringkali menutupi masalah kepada orangtuanya.

Jika Mama mendapati anak menutupi masalah-masalah dirinya, maka Mama harus waspada, cobalah untuk mendekati mereka dan mengajak mereka bicara dari hati ke hati.

Dekati mereka dengan sepenuh hati, jangan membuat mereka takut karena tekanan yang Mama lakukan.Saling bertukar cerita

Biasanya fakta di lapangan membuktikan bahwa anak-anak yang dimarahi dengan keras, maka ia akan lebih terancam dan tertutup kepada Mama.

Maka untuk membuat anak-anak mau terbuka dan mau bertukar cerita kepada Mama, dekatilah mereka dengan hati. Mama haruslah mulai selalu mendekati anak-anak terlebih dahulu.

Jangan menjaga jarak terlalu jauh jika Mama ingin anak-anak selalu bertukar cerita dengan mengenai apa yang mereka rasakan.

2. Sempatkan untuk makan bersama

Jangan sepelekan makan bersama, karena dengan hal tersebut maka kebahagiaan anggota keluarga akan semakin terjalin.

Makan bersama entah itu sarapan pagi, makan siang, ataupun makan malam akan membuat komunikasi tercipta dan terbuka.makan bersama

Mama dan anggota keluarga yang lain bisa saling bertukar cerita ketika momen makan bersama ini terjadi.

Dengan terbukanya komunikasi ini, maka kebahagiaan dalam keluarga akan semakin terwujud nyata.

Maka dari itu, untuk orangtua yang ingin memperoleh kebahagiaan dalam keluarga, maka sediakanlah waktu untuk makan bersama keluarga minimal empat kali seminggu.

3. Luangkan waktu liburan untuk bermain di ruang terbuka

Florence Williams dalam bukunya yang berjudul The Nature Fix (2017) menjabarkan sejumlah penelitian terkait manfaat melakukan aktivitas di ruang terbuka hijau, salah satunya mengungkapkan bahwa berada di taman hanya selama 15 menit dapat membuat kita merasa lebih bahagia.

Menghabiskan waktu di ruang terbuka hijau juga dapat mengurangi aliran darah ke bagian otak yang terasosiasi dengan pemikiran negatif, sehingga membantu kita untuk bisa berpikir secara positif.bermain di ruang terbuka

Tak sampai di situ, saat berada di taman terbuka hijau, memori dan kreativitas kita juga cenderung meningkat.

Dr. Juneman Abraham, S.Psi., seorang ahli psikologi sosial juga menjelaskan bahwa beraktivitas di taman terbuka hijau sangat efektif untuk meningkatkan kesehatan mental.

“Di saat virtualitas merajalela dalam kehidupan dewasa ini, kehadiran taman terbuka hijau tetap menawarkan kedalaman berinteraksi yang sudah semakin langka akibat komunikasi yang dangkal dan sarat akan pencitraan, terutama di dunia maya,” terang Juneman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *